Bagaimana Hukum Menurut Islam Menunda Mandi Wajib Setelah Haid

Shalat adalah ibadah wajib bagi setiap muslim. Oleh karena itu, berdosa jika meninggalkan kewajiban shalat secara disengaja. Lantas, bagaimana hukum menunda mandi wajib setelah haid ?

Bagaimana Hukum Menurut Islam Menunda Mandi Wajib Setelah Haid ?

Bagi wanita yang mengalami haid dan nifas, wajib untuk mandi jika telah suci. Hal ini sebagaimana firman Allah yang tercantum dalam surah Al Baqarah ayat 222. Terkait hukum menunda mandi wajib harus diketahui bagi setiap muslim.

1.      Hukum Menunda Mandi Wajib

Apa  hukumnya menunda mandi wajib bagi wanita yang sudah suci dari haid ? Agar aktivitas ibadah wajib tidak terganggu, dan bisa terhindar dari dosa, wajib ketahui hukum soal mandi wajib setelah haid ini.

Syekh Abdul Aziz bin Baz, seorang ulama besar Arab Saudi pernah ditanya tentang bolehkah bagi wanita menunda mandi wajib karena junub hingga terbit fajar ? Lalu bolehkah bagi wanita menunda mandi haid dan mandi nifas hingga terbitnya fajar ?

Beliau menjelaskan, apabila masa haid seorang wanita sudah habis sebelum fajar, maka dia wajib berpuasa dan tidak ada larangan baginya menunda mandi wajib hingga terbitnya fajar.

Namun, tidak boleh baginya menunda mandi wajib hingga terbit matahari, Ini artinya, wajib baginya mandi dan segera melaksanakan shalat sebelum matahari. Jadi, sudah jelas hukumnya menunda mandi wajib bagi wanita setelah haid.

2.      Tata Cara Mandi Wajib

Sementara itu, tata cara mandi wajib yang benar juga harus diketahui oleh seiap muslim. Adapun tata cara mandi wajib menurut penjelasan Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal adalah sebagai berikut.

  • Pertama, mencuci tangan terlebih dahulu sebanyak 3 kali
  • Kemudian membersihkan kemaluan dengan tanan kiri
  • Mencuci tangan dengan menggosokkan ke tanah aau cuci pakai sabun
  • Lalu berwudhu dengan sempurna
  • Mengguyur air ke kepala sebanyak 3 kali sampai ke pangkal rambut
  • Dilanjutkan mencuci kepala bagian kanan lalu bagian kiri
  • Seelah itu menyela-nyela rambut
  • Terakhir, mengguyur air ke seluruh badan dimulai dari sisi kanan ke sisi kiri

Demikianlah pembahasan seputar hukum menunda mandi wajib setelah haid. Semoga artikel ini dapat bermanfaat ya!