BPJS Kesehatan vs Asuransi Kesehatan Swasta. Pilih Mana?

Di zaman sekarang, literasi keuangan masyarakat mulai meningkat tidak terkecuali terhadap wawasan masyarakat terhadap produk asuransi. Buat kamu yang belum paham, asuransi adalah sebuah produk keuangan yang dapat memberikan kamu jaminan perlindungan diri atas resiko yang ada di masa mendatang. Terdapat banyak macam resiko yang bisa dicover oleh asuransi mulai dari resiko kecelakaan, mobil hilang/rusak, jatuh sakit, hingga kehilangan anggota keluarga yang menjadi pencari nafkah utama. Pada tahun 2020, didapatkan bahwa persentase kenaikan biaya kesehatan (10-11%) tidak sebanding dengan kenaikan gaji bersih atau upah pekerja per tahun (4,3%).  Dengan adanya asuransi, kamu tidak perlu takut rugi besar secara finansial ketika terjadi hal-hal tak diinginkan menimpamu dan keluarga di masa mendatang.  Sebelum kamu memilih produk asuransi yang kamu inginkan, sangat penting bagi kamu untuk mengerti manfaat dari setiap produk asuransi yang ingin kamu beli.  Terdapat banyak jenis asuransi, seperti asuransi mobil, asuransi kesehatan, asuransi jiwa, dsbnya. Asuransi kesehatan merupakan sebuah produk keuangan yang dapat memberikan pemegang asuransinya proteksi kesehatan. Dengan adanya asuransi kesehatan, tertanggung akan terproteksi dari kerugian finansial akibat resiko kesehatan yang dihadapi. Dalam artikel kali ini, akan dijelaskan berbagai jenis asuransi kesehatan yang dapat kamu pilih agar tidak bingung lagi. Apabila dibedakan dari jenis penyelenggaranya, terdapat dua jenis asuransi kesehatan, yakni bpjs kesehatan dan asuransi kesehatan swasta. Apa saja beda antara keduanya? Kira-kira mana jens asuransi yang tepat untuk kita? Mari simak penjelasan berikut!

1. Tujuan

Dari tujuan dibentuknya antara bpjs kesehatan dan asuransi kesehatan yang ditawarkan oleh swasta terdapat perbedaan. BPJS kesehatan bertujuan untuk memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi masyarakat dengan iuran terjangkau hasil subsidi pemerintah, sedangkan asuransi kesehatan yang ditawarkan oleh swasta memberikan pelayanan asuransi sesuai kebutuhan dan kemauan masing-masing individu serta mencari keuntungan untuk pihak perusahaan asuransi sendiri.

2. Biaya

Untuk bpjs kesehatan, terdapat tiga macam pilihan kelas yang berkaitan dengan besar iuran layanan tiap bulannya. Biaya yang ditawarkan mulai dari Rp35.000 untuk kelas tiga, Rp100.000 untuk kelas dua, dan Rp150.000 untuk kelas tiga. Besar iuran tersebut dikhususkan untuk peserta mandiri pekerja bukan penerima upah dan bukan pekerja. Sedangkan, bagi pekerja penerima upah atau karyawan, besar biaya iuran adalah 1% dari total gaji dan ditambah perusahaan membayarkan iuran sebesar 4% dari total gaji dengan batas atas gaji adalah Rp12 juta. Namun, untuk asuransi kesehatan yang ditawarkan oleh swasta besar iuran (premi) bermacam-macam bergantung pada manfaat yang didapatkan dari produk asuransi. Selain itu, dalam asuransi swasta apabila tertanggung memiliki riwayat medis tertentu, maka angka premi akan naik dan berbeda-beda besarnya bagi setiap individu.

3. Manfaat

Untuk bpjs kesehatan, manfaat yang bisa didapatkan oleh peserta adalah rawat jalan, rawat inap, pemeriksaan gigi, optik, kehamilan, dan persalinan. Namun, manfaat yang berbeda diberikan oleh asuransi kesehatan swasta. Untuk asuransi kesehatan swasta, umumnya hanya memberikan manfaat dari rawat inap, apabila terdapat perawatan tambahan akan disesuaikan besar premi yang harus dibayarkan. Perlindungan terhadap penyakit yang diberikan pun juga berbeda, untuk BPJS mampu mengcover seluruh penyakit termasuk kategori kritis. Sedangkan, untuk asuransi kesehatan swasta terdapat batasan jenis kesehatan dan biasanya bergantung pada kondisi pre existing.

Nah, itu dia perbedaan antara asuransi kesehatan swasta serta bpjs kesehatan. Hal tersebut perlu kamu ketahui dalam memilih produk asuransi agar kamu bisa memilih produk asuransi yang bisa saling melengkapi. Semoga kamu tercerahkan ya! Jangan sampai kamu bingung lagi untuk memilih produk asuransi kesehatan di masa mendatang!