Dukungan Pemerintah Untuk Pengusaha UMKM

 

Berbagai dukungan modal kredit mudah dan cepat yang diberikan oleh pemerintah untuk pengusaha UMKM terus dilakukan. Tentu saja hal tersebut membuat iklim ekonomi di Indonesia yang tentunya semakin sehat. Tapi, tentunya hal ini perlu untuk diregulasi dengan baik agar modal yang sudah disiapkan bisa tepat sasaran serta dapat mengembangkan potensi ekonomi di masyarakat. Dan salah satu dukungan modal dari pemerintah yakni kredit UMKM yang belakangan ini semakin serius direspon oleh lembaga keuangan serta pemangku kebajikan. Lalu, seperti apakah kredit UMKM itu dapat mempengaruhi geliat ekonomi UMKM serta bagaimana proses pengajuan kredit yang dapat dilakukan? Istilah kredit UMKM akhir-akhir seringkali terdengar setelah kebijakan pemerintah dalam mendukung pengusaha kecil di tengah pandemi sejak tahun 2020. Singkatnya, kredit UMKM merupakan sebuah bantuan modal yang diberikan pada debitur UMKM yang memenuhi definisi kriteria UMKM. Dalam Undang-Undang No. 20 Tahun 2008 tentang UMKM, dijelaskan jika UMKM merupakan usaha produktif yang memenuhi kriteria usaha yang memiliki batasan tertentu kekayaan bersih serta hasil penjualan tahunan. Setelah Anda mengetahui tentangĀ  kredit UMKM, kemudian istilah lain yang berkaitan dengannya ialah pinjaman lunak atau nama lainnya ialah soft loan.

Fasilitas yang satu ini merupakan pinjaman dengan syarat pelunasan yang cukup ringan, serta dengan tingkat suku bunga yang rendah, dan juga jangka waktu pengembalian yang bisa dikatakan cukup panjang. Pada awalnya, fasilitas pinjaman lunak yang satu ini hanya diberikan oleh bank pada perusahaan pembangunan dengan jangka waktu pengembaliannya sampai 50 tahun. Namun, konsep pinjaman lunak ini pun kini menjadi dasar dari kredit UMKM karena dirasa memenuhi kemudahan serta keringanan pengembalian kredit oleh para pengusaha UMKM. Pemerintah sendiri, menggalakkan pemberian kredit ini dengan memberlakukan beberapa kebijakan, misalnya Kredit Usaha Rakyat untuk UMKM. Tujuan dari kebijakan tersebut ialah tentu saja untuk menciptakan lapangan pekerjaan sehingga dapat mengentaskan kemiskinan. Sehingga, nantinya diharapkan perkembangan dari sejumlah UMKM di Indonesia yang telah memperoleh bantuan kredit akan meningkatkan sektor riil serta dapat memberdayakan UMKM. Beberapa dari kebijakan pemberian kredit bantuan tersebut mencakup pengembangan wirausaha baru, peningkatan potensi pasar, reformasi regulasi ekonomi, serta peningkatan sumber pembiayaan.

Pastinya, terdapat banyak wirausaha baru yang merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan kredit yang ditawarkan. Manfaat dari suntikan pembiayaan untuk pengembangan usaha pastinya dirasa sangat bermanfaat bagi pemilik UMKM melalui kredit. Hal ini juga tidak hanya dirasakan dari sisi pemilik usaha saja, namun juga manfaat yang diperoleh oleh pemerintah dari program kredit ini merupakan percepatan pengembangan sektor riil serta pemberdayaan UMKM yang bertujuan untuk menanggulangi masalah kemiskinan serta untuk memperluas kesempatan kerja serta bertumbuhnya ekonomi. Dengan kredit yang mudah dan cepat bagi UMKM pun akan dapat memberikan keleluasaan dalam pembayaran cicilan setiap bulannya serta jangka waktunya juga lebih panjang sehingga akan membuat para penggiat usaha bisa mengukur kemampuan finansial mereka sendiri dengan pengembangan usaha yang sedang dilakukan. Selain itu, pinjaman ini juga mempunyai suku bunga yang lebih kecil dari suku bunga pinjaman yang biasanya. Meskipun ada banyak lembaga keuangan yang menawarkan kredit dengan berbagai macam kemudahan serta pilihan jenisnya, namun Anda harus menyiapkan diri agar pengajuan kredit UMKM tersebut dapat disetujui, serta pencairan dananya dapat segera dilakukan. Agar mendapatkan kredit dengan mudah, Anda harus membuat rumusan yang jelas untuk dana yang akan diperoleh, seperti perencanaan uang tersebut akan digunakan untuk pengembangan usaha yang Anda jalani. Akan lebih baik jika mencantumkan proposal serta anggaran yang dibutuhkan agar Anda dapat memprediksi besaran anggaran serta peruntukannya.

Dan dengan perencanaan Anda yang matang serta tujuan yang jelas, maka kreditur pun akan yakin pada kelayakan usaha, rencana anggaran, serta potensi pembayaran cicilan dari usaha Anda. Selanjutnya, untuk memastikan Anda mempunyai kemampuan finansial yang mapan, biasanya lembaga keuangan akan meminta rekening koran pribadi milik calon peminjam. Hal tersebut biasanya dilakukan untuk mengetahui arus keuangan pada tiap bulannya serta meyakinkan lembaga keuangan jika kamu mampu membayar cicilan setiap bulan dengan arus keuangan yang sehat.